Minggu, 25 Agustus 2019

20.28 -

Doa-doa harian Ordo Fransiskan


Santo Fransiskus dari Asisi mengajak kita agar senantiasa berdoa: memuji dan memuliakan Tuhan, menyembah dan bersyukur kepada-Nya, memohon ampun dan berkat-Nya di manapun kita berada. 

Berikut ini adalah doa-doa yang dapat kita pakai setiap hari, sendiri maupun bersama dalam keluarga. 

1. Doa kami menyembah Engkau (doa sederhana ini diucapkan ketika memulai setiap ibadat) 

Kami menyembah Engkau Yesus Kristus di sini dan di setiap gereja-Mu di seluruh dunia dan kami memuji Engkau, sebab Engkau telah menebus dunia dengan salib-Mu yang suci. 

2. Doa Salib (untuk mengenang sengsara Tuhan diucapkan sambil berlutut, tangan diangkat, telapak tangan dibuka): 

1 X Bapa Kami 
1 X Salam Maria 
1 X Kemuliaan 

(diulang sebanyak 5 X, doa ini dapat dibuka dan ditutup dengan doa “Doa kami menyembah Engkau ...”). 

3. Ofisi ilahi/Ibadat Harian (Ofisi ini tadinya dipakai untuk para Fransiskan yang tidak bisa membaca, sedangkan para Fransiskan yang bisa membaca tetap pakai “Ibadat Harian”. Sekarang ofisi Fransiskan ini dipakai untuk yang tidak bisa ikut doa bersama di biara, misalnya karena pekerjaan atau dalam perjalanan. Dapat diucapkan ditempat manapun, sesuai dengan kesibukan masing masing, dapat juga diucapkan dalam hati, bila keadaan tidak memungkinkan). 

Ibadat Pagi / Laudes (antara pk 05.00 - 07.00) 

Tanda Salib 
Doa “Kami menyembah Engkau ...” 
1 X Aku Percaya 
5 X Bapa Kami 
1 X Kemuliaan 
Tanda Salib 
Doa “Kami menyembah Engkau ...” 

Ibadat Siang (antara pk 09.00-16.00). 

Doa ini dapat diucapkan dalam tiga kesempatan antara : 
Pukul 09.00 - 10.00 (Tertia) 
Pukul 11.00 - 12.00 (Sexta) 
Pukul 14.00 - 15.00 (Nona) 

Tanda Salib 
Doa “Kami menyembah Engkau ...” 
1 X Aku Percaya 
7 X Bapa Kami 
1 X Kemuliaan 
Tanda Salib 
Doa “Kami menyembah Engkau ...” 

Ibadat Sore/Vesperae (antara pk 17.00 - 20.00) 

Tanda Salib 
Doa “Kami menyembah Engkau ...” 
1 X Aku Percaya 
12 X Bapa Kami 
1 X Kemuliaan 
Tanda Salib 
Doa “Kami menyembah Engkau ...” 

Ibadat Penutup / Completorium (menjelang tidur atau setelah pk 21.00). 

Tanda Salib 
Doa “Kami menyembah Engkau ...” 
1 X Aku Percaya 
7 X Bapa Kami 
1 X Kemuliaan 
Tanda Salib 
Doa “Kami menyembah Engkau ...” 

Ibadat Bacaan/Matutinum 

Tanda Salib 
Doa Kami menyembah Engkau ...” 
1 X Aku Percaya 
24 X Bapa Kami 
1 X Kemuliaan 
Tanda Salib 
Doa “Kami menyembah Engkau ... 

4. Doa waktu melayat (atau kapan saja, untuk orang meninggal) 

Tanda Salib 
Doa “Kami Menyembah Engkau ...” 
7 X Bapa Kami 
Tuhan berilah dia (mereka) istirahat yang kekal 
Tanda Salib 
Doa “Kami menyembah Engkau ...” 

5. Doa mohon ampun atas dosa-dosa (diucapkan setiap hari) 

Tanda Salib 
Doa “Kami menyembah Engkau ...” 
3 X Bapa Kami 
Tanda Salib 
Doa Kami menyembah Engkau ...” 

(Sumber: Warta KPI TL No. 172/VIII/2019 » Renungan KPI TL Tgl 16 Mei 2019, Dra Yovita Baskoro, MM).

20.22 -

Ketika kita jenuh berdoa

 Jika ingin mempunyai tubuh yang sehat dan kuat, tidak mudah sakit, kita perlu mempunyai pola hidup yang sehat. Caranya, dengan melakukan perawatan tubuh (makan makanan yang bergizi, pergi ke salon dll.) dan jiwa (makan makanan sehat, perkataan Tuhan kita Yesus Kristus - 1 Tim 6:3; tinggal di dalam Tuhan Yesus - Yoh 15:4; doa menambah kekuatan dalam jiwa - Mzm 138:3). Jadi, doa adalah kebutuhan orang beriman. 

Namun kadangkala kita merasa jenuh dan bosan berdoa, bahkan sering bertanya dalam hati, “Apakah Tuhan tidak bosan dengan kalimat doa yang tidak berubah, isi permohonan doa itu-itu saja?” Doa adalah relasi dengan Allah. Doa pertama-tama bukanlah meminta dan meminta, tetapi kita berbicara dengan Tuhan sebagai anak atau sahabat

Ada satu cara berelasi dengan Allah yang tidak membosankan, yaitu dengan cara bermazmur. Lewat Mazmur, Allah mengajarkan kepada umat Kristiani untuk mengungkapkan apa yang dirasakannya. Jadi, Mazmur merupakan doa yang sejati – mencerminkan seluruh perasaan pribadi terdalam manusia (iman, sukacita, ketakutan, kemenangan dan kekalahan, pemberontakan dan kesetiaan, serta keluhan dan pujian). Doa ini terarah kepada Tuhan karena ditulis oleh orang yang beriman/percaya kepada-Nya, yang mencari Dia sepanjang kehidupan nyata

Mazmur tidak pernah usang bahkan selalu segar, bagaikan mendengar kicau burung, walaupun terdengar setiap pagi suara burung yang sama, kita tidak pernah bosan, karena terdengar selalu baru

Mazmur terdiri dari 150 bab, Mazmur 119 adalah Mazmur yang paling panjang karena terdiri dari 176 ayat. Contoh berdoa dengan Mazmur 119

Aku tahu, ya Tuhan, bahwa hukum-hukum-Mu adil, dan bahwa Engkau telah menindas aku dalam kesetiaan. Sebelum aku tertindas, aku menyimpang. Tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu. Peringatan-peringatan-Mu menjadi penasihat-penasihatku. Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku (Mzm 119:75, 67, 71, 24, 50). 

Bagianku ialah Tuhan, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu. Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya. Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku. Besarlah ketenteraman pada orang-orang yang mencintai Taurat-Mu, tidak ada batu sandungan bagi mereka, mengikuti petunjuk perintah-perintah-Mu, melapangkan hatiku (Mzm 119: 57, 160, 105, 72, 165, 32). 

Aku berpegang pada titah-titah-Mu dan peringatan-peringatan-Mu, sebab seluruh hidupku terbuka di hadapan-Mu. Jiwaku merindukan keselamatan dari pada-Mu, aku berharap kepada firman-Mu. Ajarkanlah kepadaku kebijaksanaan dan pengetahuan yang baik, sebab aku percaya kepada perintah-perintah-Mu (Mzm 119: 168, 81, 66). 

Lalukanlah mataku dari pada melihat hal yang hampa, hidupkanlah aku dengan jalan-jalan yang Kautunjukkan! Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu. Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh. Buatlah aku mengerti petunjuk titah-titah-Mu, supaya aku merenungkan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu (Mzm 119:37, 18, 130, 27, 15). 

Ketetapan-ketetapan-Mu adalah nyanyian mazmur bagiku. Biarlah bibirku mengucapkan puji-pujian, sebab Engkau mengajarkan ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Biarlah lidahku menyanyikan janji-Mu, sebab segala perintah-Mu benar. Oleh karena itu, aku mencari Dia dengan segenap hati, hidup menurut jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya, jiwaku memuji-muji Engkau. Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau. Hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan Tuhan untuk selama-lamanya. Haleluya! (Mzm 119:54, 171-172, 2-3, 175, 164; 117:1-2). 

[Baca juga: Ibadat Harian

Jika kita mendoakan Ibadat Harian, sebenarnya kita tidak pernah berdoa seorang diri, sebab kita berdoa bersama seluruh Gereja, dan juga seluruh Gereja mendoakan kita

Ibadat Harian adalah doa gereja bersama, dan kepada Kristus, karena gereja adalah Tubuh Kristus. Kristus berdoa bersama kita kepada Bapa; Ia menjadi pengantara kita kepada Bapa. 

Doa-doa Mazmur sangat cocok bagi umat Kristiani, karena dengan tepat mengungkapkan apa yang menjadi kebutuhan dasar jiwanya. 

(Sumber: Warta KPI TL No. 172/VIII/2019 » Bible Learning - youtube.com, Father Joseph).

20.00 -

Dapatkah kita belajar berdoa dari Kitab Suci?

Kitab Suci seperti mata air doa. Berdoa dengan Sabda Allah berarti menggunakan sabda dan peristiwa-peristiwa dalam Kitab Suci sebagai doa. "Tidak mengenal Kitab Suci berarti tidak mengenal Kristus sendiri" (St. Hieronimus) (KGK 2652-2653). 

Kitab Suci, khususnya Mazmur dan Perjanjian Baru merupakan harta karun yang begitu berharga; di dalamnya kita menemukan doa yang paling indah dan paling kuat dari tradisi Yahudi-Kristiani. Mendaraskan doa-doa dari Kitab Suci mempersatukan kita dengan jutaan orang dari zaman ke zaman dan budaya-budaya yang telah mendoakannya, dan terutama dengan Kristus sendiri, yang hadir dalam doa-doa itu

(Sumber: Warta KPI TL No. 172/VIII/2019 » Youcat 491).

19.56 -

Doa Perawan Maria

[KGK 2617] Doa Maria dinyatakan kepada kita pada awal kepenuhan waktu. Sebelum penjelmaan Putera Allah menjadi manusia dan sebelum pencurahan Roh Kudus, doanya secara istimewa turut serta dalam rencana Bapa yang penuh rahmat: untuk mengandung Kristus pada saat pewartaan (Bdk. Luk 1:38), dan untuk pendirian Gereja, Tubuh Kristus, pada hari Pentakosta (Bdk. Kis 1:14). Dalam iman hamba-Nya yang rendah hati, anugerah Allah diterima atas cara yang ia nantikan sejak awal segala waktu. "Dipenuhi dengan rahmat" oleh Yang Mahakuasa, Maria menjawab melalui penyerahan seluruh dirinya: "Lihatlah, aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu". Fiat! - itulah doa Kristen: sepenuhnya menjadi milik-Nya, karena Ia sepenuhnya menjadi milik kita. 

[KGK 2618] Injil menyatakan kepada kita, bagaimana Maria berdoa dan menjadi perantara dalam iman: di Kana (Bdk. Yoh 2:1-12) ibu Yesus meminta apa yang dibutuhkan untuk perjamuan perkawinan. Perjamuan ini adalah tanda bagi satu perjamuan lain: yakni perjamuan perkawinan Anak Domba, di mana Kristus, atas permohonan Gereja sebagai mempelai-Nya, menyerahkan tubuh dan darah-Nya. Pada saat Perjanjian Baru, Maria didengarkan pada kaki salib . Karena ia adalah wanita, Hawa baru, "ibu semua orang hidup", yang benar. 

[KGK 2619] Karena itu, madah pujian Maria (Bdk. Luk 1:46-55) (dalam bahasa Latin "Magnificat", dalam bahasa latin "Megalinarion") sekaligus merupakan - madah pujian Bunda Allah dan Gereja, madah pujian Puteri Sion dan Umat Allah yang baru. Ia adalah madah syukur atas kepenuhan rahmat yang diberikan dalam tata keselamatan, satu kidung "orang miskin", yang harapannya dipenuhi berlimpah ruah, karena janji-janji, yang diberikan "kepada Abraham. dan keturunannya untuk selama-lamanya", dipenuhi. 

(Sumber: Warta KPI TL No. 172/VIII/2019 » KGK 2617-2619).

19.54 -

Yesus mengajar berdoa

[KGK 2607] Kalau Yesus berdoa, Ia sudah mengajar kita berdoa. Cara doa kita yang berkenan kepada Allah adalah doa Yesus kepada Bapa-Nya

Tetapi di samping semuanya itu, Injil memberi kepada kita ajaran Yesus yang jelas mengenai doa. Sebagai pendidik yang bijaksana, Ia menjemput kita di tempat kita berada dan membimbing kita langkah demi langkah menuju Bapa. Dalam kata-kata-Nya kepada orang yang mengikuti-Nya, Yesus beranjak dari apa yang mereka sudah tahu mengenai doa dari Perjanjian Lama, dan membuka hati mereka untuk unsur baru dari Kerajaan yang akan datang. Lalu Ia menyatakan yang baru itu kepada khalayak dalam perumpamaan-perumpamaan. Akhirnya Ia berbicara kepada murid-murid-Nya, yang akan menjadi pembina doa di dalam Gereja-Nya, secara terbuka mengenai Bapa dan mengenai Roh Kudus

[KGK 2608] Sejak khotbah di bukit Yesus menekankan arti pertobatan hati. Sebelum kita membawa persembahan ke altar, kita harus berdamai dengan saudara kita (Bdk. Mat 5:23-24). Kita harus mencintai musuh dan berdoa untuk penghambat kita (Bdk. Mat 5:44-45). 

Kita harus berdoa kepada "Bapa yang ada di tempat tersembunyi" (Mat 6:6) dan jangan mengucapkan banyak kata (Bdk. Mat 6:7), mengampuni dengan segenap hati di dalam doa (Bdk. Mat 6:14-15), memiliki hati yang murni dan mencari Kerajaan Allah (Bdk.Mat 6:21, 25, 33). Pertobatan ini sepenuhnya diarahkan kepada Bapa. Pertobatan berarti seorang anak mendekati Bapa-Nya

[KGK 2609] Kalau hati sudah bertekad untuk bertobat, ia lalu belajar berdoa dalam iman. Iman adalah persetujuan seorang anak dengan Allah, melebihi perasaan dan pemahaman kita. Penyerahan diri ini menjadi mungkin, karena Putera tercinta telah membuka jalan bagi kita menuju Bapa. Putera dapat menuntut dari kita untuk "mencari" dan "mengetuk", karena Ia sendiri adalah pintu dan jalan (Bdk. Mat 7:7-11, 13-14). 

[KGK 2610] Dalam doa kepada Bapa, Yesus berterima kasih, sebelum Ia menerima anugerah-Nya. Dengan demikian Ia mengajar kita, supaya bertindak dalam keberanian yang sama sebagai seorang anak: "Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya" (Mrk 11:24). Ini merupakan kekuatan doa, karena "tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya" (Mrk 9:23) dan "tidak bimbang" (Mat 21:21) dalam iman ini. Yesus bersedih hati karena "ketidakpercayaan" (Mrk 6:6) sanak keluarga dan "orang yang kurang percaya" di antara murid-murid-Nya (Mat 8:26), dan Ia amat kagum akan "iman besar" dari perwira Roma (Mat 8:10) dan wanita Kanaan (Bdk. Mat 15:28). 

[KGK 2611] Doa iman tidak hanya berarti orang mengatakan "Tuhan, Tuhan", tetapi bahwa orang mempersiapkan hatinya untuk melakukan kehendak Bapa (Bdk. Mat 7:21). Yesus mengajak murid-murid-Nya, supaya mendukung usaha ini untuk bekerja sama dengan rencana ilahi, di dalam doa (Bdk. Mat 9:38; Luk 10:2; Yoh 4:34). 

[KGK 2612) Di dalam Yesus, Kerajaan Allah sudah dekat. Yesus meminta supaya bertobat dan percaya, tetapi juga supaya berjaga-jaga. Dalam doa, murid menantikan dengan penuh perhatian Dia yang ada dan yang datang, sambil mengingat kedatangan pertama dalam kerendahan daging dan berharap akan kedatangan-Nya yang kedua dalam kemuliaan (Bdk. Mrk 13; Luk 21:34-36). Doa murid-murid adalah satu perjuangan, yang dimenangkan dalam persekutuan dengan Guru: siapa yang berkanjang dalam doa, tidak masuk ke dalam percobaan (Bdk. Luk 22:40-46). 

[KGK 2613] Santo Lukas menyampaikan kepada kita tiga perumpamaan penting mengenai doa: Yang pertama berbicara mengenai sahabat yang tidak tahu malu (Bdk. Luk 11:5-13) dan meminta supaya berdoa dengan mendesak: "Ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu". Bapa di surga akan memberikan kepada orang yang berdoa demikian, apa yang ia butuhkan, terutama Roh Kudus, rangkuman semua anugerah yang baik

Yang kedua bercerita tentang janda yang selalu mendesak (Bdk. Luk 18:1-8); perumpaman ini mengarah kepada sifat doa yang lain: berdoa tanpa henti-hentinya dalam kesabaran beriman. "Tetapi apakah Anak Manusia masih menemukan iman di bumi ini kalau Ia datang?" 

Perumpamaan ketiga tentang orang Farisi dan pemungut cukai (Bdk. Luk 18:9-14) menuntut kerendahan hati waktu berdoa. "Allah, kasihanilah aku orang berdosa". Gereja selalu menggunakan doa ini: "Kyrie eleison !" 

[KGK 2614] Ketika Yesus menyampaikan kepada murid-murid-Nya rahasia doa kepada Bapa, Ia menyingkapkan kepada mereka, bagaimana seharusnya doa mereka - dan dengan demikian juga doa kita - setelah Ia kembali lagi kepada Bapa-Nya dalam kodrat manusia-Nya yang dimuliakan: yang baru ialah permohonan atas nama-Nya (Bdk. Yoh 14:13-14). Iman kepada Kristus mengantar para murid masuk ke dalam perkenalan Bapa, karena Yesus adalah "jalan dan kebenaran dan hidup" (Yoh 14:6). 

Iman membuahkan cinta kasih: kita berpedoman kepada kata-kata dan perintah Yesus; kita tinggal di dalam Bapa yang mengasihi kita di dalam Kristus sedemikian, sehingga Ia tinggal di dalam kita. Di dalam Perjanjian Baru, ada kepastian bahwa doa-doa kita akan dikabulkan berdasarkan doa Kristus (Bdk. Yoh 14:13-14). 

[KGK 2615] Lebih lagi: Kalau doa kita bersatu dengan doa Yesus, Ia memenuhi janji-Nya: "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya yaitu Roh Kebenaran" (Yoh 14:16-17). Dimensi doa yang baru ini menyata dalam wejangan perpisahan (Bdk. Yoh 14:23-26; 15:7.16; 16:13-15; 16:23-27). 

Dalam Roh Kudus, doa Kristen adalah persatuan dalam cinta kasih dengan Bapa, bukan hanya melalui Kristus, melainkan juga di dalam Dia: "Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu" (Yoh 16:24). 

[KGK 2616] Doa yang diarahkan kepada Yesus sudah dikabulkan-Nya sewaktu karya-Nya melalui tanda-tanda, yang mengantisipasi daya kematian dan kebangkitan-Nya. Yesus mengabulkan doa yang beriman, yang diungkapkan lewat kata-kata (permohonan penderita kusta - Bdk.Mrk 1:40-41, Yairus - Bdk. Mrk 5:36, wanita Kanaan - Bdk. Mrk 7:29, dan penyamun yang baik - Bdk. Luk 23:39-43.), tetapi juga permohonan yang tidak diungkapkan (pengusung orang lumpuh - Bdk. Mrk 2:5; wanita yang menderita pendarahan, yang menjamah jubah-Nya - Bdk. Mrk 5:28; air mata dan minyak wangi dari wanita pendosa - Bdk. Luk 7:37-38). Permohonan mendesak dari orang-orang buta: "Kasihanilah kami, hai Anak Daud!" (Mat 9:27); "Anak Daud, kasihanilah aku!" (Mat 10:48) diambil dalam tradisi doa Yesus: "Tuhan Yesus Kristus, Putera Allah, kasihanilah aku orang berdosa!" Yesus selalu mengabulkan doa yang disampaikan kepada-Nya dengan penuh iman, demi penyembuhan penyakit-penyakit atau demi pengampunan dosa: "Pergilah dalam damai; imanmu telah menyelamatkan engkau". Santo Agustinus menyimpulkan ketiga dimensi doa Yesus dengan sangat cemerlang: "Ia berdoa bagi kita sebagai Imam kita; Ia berdoa di dalam kita sebagai Kepala kita; kita berdoa kepada-Nya sebagai Allah kita. Jadi, hendaknya kita mendengarkan suara kita di dalam-Nya dan suara-Nya di dalam kita" (Psal. 85,1) (Bdk. IGLH 7). 

(Sumber: Warta KPI TL No. 172/VIII/2019 » KGK 2607-2616).

19.25 -

Kerinduan akan Allah


[Kid 3:1-4] Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku. Kucari, tetapi tak kutemui dia. Aku hendak bangun dan berkeliling di kota; di jalan-jalan dan di lapangan-lapangan kucari dia, jantung hatiku. Kucari, tetapi tak kutemui dia. 

Aku ditemui peronda-peronda kota. "Apakah kamu melihat jantung hatiku?" Baru saja aku meninggalkan mereka, kutemui jantung hatiku; kupegang dan tak kulepaskan dia, sampai kubawa dia ke rumah ibuku, ke kamar orang yang melahirkan aku. 

» Kidung Agung menjadi kitab yang paling banyak diperdebatkan sepanjang sejarah. Pada awalnya, orang-orang Yahudi tidak bisa menerimanya begitu saja sebagai bagian dari Kitab Suci mereka. Perdebatan yang sama juga terjadi di antara orang-orang Kristen awal saat menerima kitab ini dalam kanon. Tidak diragukan lagi, salah satu sumber perdebatan yang utama adalah bahasaerotis” yang digunakannya. Bagaimana mungkin kitab yang bernuansapornografi” semacam itu bisa menjadi bagian dari Kitab Suci kita? 

Para nabi menggambarkan kasih Allah terhadap umat pilihan-Nya dengan gambaran suami-istri. Hal ini sudah ada pada zaman nabi Hosea. Selanjutnya, orang-orang Yahudi pada abad ke-2 Masehi juga menafsirkan Kidung Agung sebagai kiasan kasih Allah kepada Israel. 

Sementara itu, para pujangga Kristen juga menempuh jalan yang sama. Origenes memelopori tafsiran alegoris (kiasan) ini. Dia menggunakan kiasan perkawinan guna menggambarkan relasi antara Kristus dan Gereja-Nya

Jika Kidung Agung berbicara tentang anugerah Allah, yakni cinta kasih yang luhur dan mulia, maka tidak ada keberatan kitab ini menjadi bagian Kitab Suci kita. Bahasa cinta yang menyala-nyala, yang barangkali bernuansa erotika, hanyalah kekaguman seseorang pada kekasihnya yang sangat dicintainya. Bahasa cinta yang menyala-nyala itu gema dari bahasa cinta awali: “Inilah tulang dari tulangku dan daging dari dagingku.” (Kej 2:23). Itulah keajaiban cinta pertama. Manusia pertama terpesona melihat belahan jiwanya

Kerinduan akan Allah sudah terukir dalam hati manusia karena manusia diciptakan oleh Allah dan untuk Allah. Allah tidak henti-hentinya menarik dia kepada diri-Nya. Hanya dalam Allah manusia dapat menemukan kebenaran dan kebahagiaan yang dicarinya terus-menerus: 

"Makna paling luhur martabat manusia terletak pada panggilannya untuk memasuki persekutuan dengan Allah. Sudah sejak asal mulanya manusia diundang untuk berwawancara dengan Allah. Sebab manusia hanyalah hidup, karena ia diciptakan oleh Allah dalam cinta kasih-Nya, dan lestari hidup berkat cinta kasih-Nya. Dan manusia tidak sepenuhnya hidup menurut kebenaran, bila ia tidak dengan sukarela mengakui cinta kasih itu, serta menyerahkan diri kepada Penciptanya" (GS 19,1) (KGK 27). 

Oleh karena itu kita harus bersekutu dengan-Nya, kita berbicara dengan-Nya bila berdoa, kita mendengar-Nya bila kita membaca amanat-amanat ilahi (Ambrosius, KGK 2653). 

Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkaukarena hukum-hukum-Mu yang adil (Mzm 119:164).

Doa menghasilkan pengenalan diri. Mengenal diri dalam doa tidak terjadi di tingkat akal budi, melainkan dalam suatu perjumpaan yang menyentuh hati. Dalam tangisan kita disentuh dan dikuasai oleh Allah secara langsung

Air mata memulihkan kembali keseimbangan antara yang rohani dan jasmani, antara budi dan perasaan dan memulihkan kembali juga kesatuan di dalam diri manusia

Jadi, dalam hatinya manusia mengalami keutuhan, yang tidak terancam lagi oleh suatu rasa sakit, dan suatu kesukaan yang tidak dapat diganggu lagi oleh kekecewaan dan kegagalan. 

[Baca juga: Karunia air mata

Kerinduan berbicara mengenai “hati”, Allah merindukan penyembah-penyembah dalam roh dan kebenaran (Yoh 4:23). Kerinduan-Nya, manusia beribadah dengan hatinya bukan hanya memuliakan-Nya dengan mulut bibirnya saja (Yes 29:13; Mat 15:8). Jadi, jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan (Ams 4:23). 

Jika kita merindukan mempunyai tubuh yang sehat dan kuat, kita perlu makan makanan yang bergizi setiap hari. Demikian juga jika kita merindukan mempunyai jiwa dan roh yang sehat dan kuat, kita perlu makan makanan bergizi, yaitu ajaran sehat, perkataan Tuhan kita Yesus Kristus (1 Tim 6:3). 

Tuhan adalah kekuatan dan perisai kita, ketika kita tinggal pada pokok anggur yang benar maka jiwa dan roh kita akan sehat dan kuat sehingga kita akan dimampukan oleh-Nya memuji dan bersyukur sepanjang hari (Mzm 28:7; Yoh 15:4-5; Mzm 34:1; 44:9). 

Jadi, sebagai orang percaya kita harus memiliki kerinduan yang berbeda dengan orang-orang dunia pada umumnya. Kidung Agung ini merupakan cermin untuk berefleksi apakah kerinduan kita sama ketika akan beribadah setiap hari Minggu? Apakah perasaan hati kita biasa-biasa saja, menggerutu karena merasa kewajiban ke gereja? Ketika Misa berlangsung, apakah ada perasaan tidak nyaman ketika mendengar homili yang tidak sesuai dengan harapan kita dan mendengar koor yang nadanya kurang pas? Jika semua perasaan ini ada, berarti ada yang salah dalam kehidupan rohani kita. Seharusnya kita beribadah dengan penuh gairah dan bersyukur karena Allah telah menyelamatkan hidup kita. 

(Sumber: Warta KPI TL No. 172/VIII/2019 » Renungan KPI TL Tgl 1 Agustus 2019, Dra Yovita Baskoro, MM).

Kamis, 22 Agustus 2019

19.20 -

Selasih



Kandungan gizi dan nutrisi biji selasih

Biji selasih sebenarnya mempunyai beragam manfaat yang sangat baik buat kesehatan maupun kecantikan. Biji tanaman bunga kemangi mempunyai kandungan yang beragam, seperti eugenol, tymol, metal eugenol, vitamin, lemak, dan serat. Fungsi dari Eugamol sebagai zat yang melindungi tubuh dari bacteri yang merugikan, dan tymol mempunyai fungsi sebagai antibiotic yang akan melawan bakteri, dan metal eugenol sebagai atraktan atau pemikat.

Selain itu, biji selasih pula mengandung minyak astiri misalnya linalool, methyichavicol, citral, geraniol, ocimenen, 1.8 cincole, encalyptole, himonene, eugenol methylether, furfural, methyl cinnamate, dan farnesol. Semua kandungan tadi sangat baik dalam dunia kesehatan juga kecantikan. 



Manfaat biji selasih untuk kesehatan dan kecantikan

Masih asing dengan nama biji selasih? Biasanya biji bunga kemangi ini digunakan sebagai campuran atau perlengkapan banyak sekali minuman dingin. Biji basil ini memiliki rona hitam mini dan luarnya dikelilingi warna putih bening, dan memiliki ukuran yang besarnya hampir seukuran dengan wijen. Biji selasih itu sendiri asal berdasarkan bunga kemangi yang sudah kering, dan biji tadi direndam usang hingga muncul selaput berwarna putih bening dibagian luarnya.

Biji tanaman selasih juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan penyegar, atau yang biasa dikenal dengan sebutan tonikum. Nah, jadi, biji selasih ini berasal dari tumbuhan apa, jawabannya merupakan bagian dari tumbuhan basil atau kemangi. Tanaman basil memiliki bentuk daun yang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil.

Manfaat biji selasih untuk kesehatan:

1. Menguatkan sistem imun pada tubuh

Biji selasih mempunyai kandungan vitamin C dan antioksidan yang berperan sangat penting dalam kesehatan tubuh, yaitu dalam menaikkan dan menguatkan imunitas dalam tubuh kita. Dengan mengkonsumsi biji selasih secara rutin, maka sistem imun tubuh akan lebih meningkat dan bertenaga.

2. Mampu mengobati batuk

Antispasmodic yang terkandung pada biji selasih bisa membantu menyembuhkan batuk rejan. Anda bisa memanfaatkan biji bunga kemangi ini buat menyembuhkan batuk anda. Sebab, sudah banyak masyarakat yang memanfaatkan biji ini buat ekspektoran dan obat batuk menggunakan mencampurkan biji tanaman bunga kemangi dalam secangkir teh yang dapat mengencerkan dahak. Konsumsilah sampai batuknya benar-benar reda.

3. Mampu meredakan stres

Biji selasih sebagai bahan aromaterapi sudah banyak digunakan, karena mempunyai dampak menenangkan serta bisa memperbaiki suasana hati. Selain itu, biji selasih atau biji bunga kemangi bisa menyembuhkan kelelahan, syaraf tegang, migran dan mengurangi depresi

Jadi sangat cocok bagi anda yang memiliki masalah dengan pikiran anda yang cemas, bingung atau sebagainya. Anda dapat menyeduh sekitar 6 gram biji selasih dalam air sebanyak 200 cc, aduk rata kemudian minumlah ketika masih hangat serta campurkan jeruk nipis serta madu secukupnya.

4. Dapat menunda rasa lapar

Bagi anda yang sedang diet, biji selasih bisa digunakan sebagai alternatif buat menahan rasa lapar anda. Serat yang terkandung dalam biji selasih akan membantu menciptakan perut anda terasa kenyang lebih lama. Biji tanaman selasih ini pula dapat menyehatkan usus Anda, karena berfungsi menghambat konversi pati menjadi gula dan mengurangi penyerapan zat berbahaya atau toksin dalam tubuh.

5. Membantu menghilangkan sulit tidur

Apabila anda mempunyai kebiasaan susah tidur atau bahkan tidak bisa tidur, anda dapat memanfaatkan biji selasih. Biji selasih ini efektif membantu menghilangkan perkara insomnia. Rutin mengkonsumsi minuman dan makanan yang mengandung biji selasih tentu bisa mengurangi rasa gelisah yang berlebihan atau seperti susah tidur.

Manfaat biji selasih untuk kesehatan lainnya :

6. Menyembuhkan sakit gigi
7. Menyembuhkan sakit kepala
8. Mengurangi efek tidak baik nikotin
9. Menyembuhkan sembelit dan perut kembung
10. Meredakan gangguan pernafasan
11. Menyembuhkan luka dan infeksi pada kulit
12. Menguatkan tulang
13. Menurunkan kadar gula dalam darah
14. melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh
15. Bersifat analgesik
16. Obat penurun demam
17. Menjaga kesehatan ginjal
18. Bersifat anti-inflamasi
19. Meningkatkan kinerja hati
20. Mencegah hipertensi

Cara memanfaatkan selasih untuk kesehatan :

Untuk memanfaatkan biji selasih sebagai obat sakit gigi, anda cukup meminum rebusan 10 gr biji selasih yang dicampur menggunakan 4 butir cengkeh. Kombinasi bahan alami tersebut bisa membantu meredakan sakit gigi. Minumlah ketika masih dalam keadaan hangat supaya efeknya lebih maksimal .

Bagi anda yang mempunyai masalah pada pernafasan anda, anda jangan panik. Manfaatkanlah biji tanaman selasih menjadi obat alami buat menyembuhkan. Campurkan minuman jahe dengan biji selasih dan madu. Campuran tersebut dapat dipakai menjadi obat alami mengatasi gangguan pernafasan misalnya asma dan bronkitis. Semua bahan adonan tersebut rebuslah menggunakan air segelas.

Manfaat biji selasih untuk kecantikan :

1. Membantu menghaluskan kulit wajah

Bukan hanya mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan, biji selasih juga dapat membuat wajah Anda menjadi halus. Dengan memanfaatkan biji tanaman bunga kemangi sebagai masker wajah. Untuk menghasilkan kinerja yang maksimal gunakan masker biji selasih secara teratur.

2. Kesehatan rambut

Biji selasih juga mengandung jumlah yang sangat tinggi dari vitamin K, protein dan zat besi. Nutrisi ini akan membantu membuat rambut kita menjadi sehat dan bersinar. Jadi, para ahli kecantikan pun menganjurkan untuk memasukan biji selasih kedalam daftar menu diet yang akan bermanfaat untuk mengurangi kerontokan rambut.

3. Mencegah munculnya jerawat

Wajah yang berjerawat tentu membuat kita menjadi tidak percaya diri dihadapan orang banyak apalagi di depan gebetan, selain itu wajah yang berjerawat juga membuat kita terlihat lebih tua. Maka untuk mencegah munculnya jerawat anda bisa memanfaatkan biji selasih agar terhindar dari masalah jerawat. Selain rajin mencuci wajah, anda bisa juga mengkonsumsi biji selasih atau mengoleskannya pada wajah.

4. Menurunkan berat badan

Biji selasih ternyata dapat digunakan untuk tujuan pengaturan dalam penurunan berat badan. Hal ini disebabkan karena biji selasih ini dipenuhi dengan kandungan serat yang dapat membuat perut kita kenyang dan tidak merasa lapar untuk jangka waktu tertentu. Karena sekarang ini banyak sekali orang termasuk kaum hawa yang mempermasalahkan kondisi tersebut yang cenderung akan mengganggu penampilan dan kepercayaan diri.

5. Mengurangi garis halus tanda penuaan pada wajah

Masker biji selasih yang Anda gunakan tidak berfungsi menghaluskan tapi juga menghilangkan keriput di wajah Anda. Garis halus yang terlihat pada wajah Anda merupakan tanda dari penuaan dini. Dan itu bisa anda atasi mengunakan biji tanaman bunga kemangi ini.

Manfaat biji selasih untuk kecantikan lainnya :

6. Dapat membantu mengecilkan perut yang buncit
7. Dapat menghilangkan kantung mata
8. Sebagai pelembab kulit wajah
9. Anti bakteri
10. Anti radang pada kulit
11. Membuat kulit lebih kencang
12. Mencegah kerontokan rambut
13. Untuk program diet
14. Membuat kulit awet muda
15. Mencegah penuaan dini
16. Mengganti sel kulit mati
17. Menghaluskan kulit
18. Memperbaiki sel kulit akibat luka
19. Menyembuhkan luka secara cepat
20. Menghilangkan flek hitam dan noda pada kulit

Cara memanfaatkan biji selasih untuk kecantikan :

Untuk menghaluskan kulit Anda mengunakan biji tanaman basil, dengan caranya sangat mudah. Tumbuklah biji tersebut secukupnya hingga halus. Kemudian campur tumbukan biji selasih menggunakan air dingin. Aduk hingga merata. Aplikasikan masker biji tanaman bunga kemangi secara merata pada wajah Anda. Biarkan selama lima belas menit, kemudian bilas dengan air bersih. Untuk Hasil yang maksimal gunakan masker biji selasih setiap hari.

Dan untuk mengatasi stres Anda karena pekerjaan atau masalah lain. Anda bisa mengkonsumsi biji selasih dengan cara menyeduh sikitar 6 Gram biji tersebut kedalam 200 cc air panas. Minumlah ramuan biji selasih 2 sdt setiap hari. Ini akan membantu Anda dalam menghilangkan stress pada pikiran Anda.



Memanfaatkan biji selasih memang sangat baik untuk kesehatan tubuh, tetapi bila digunakan secara berlebihan tentunya sangat tidak baik bagi tubuh. Efek sampingnya pun pasti ada dan bisa mengakibatkan buruk pada kulit nantinya, yang tadinya ingin tampil sempurna malah bila pemakaian secara tidak teratur membuat kulit menjadi tidak sehat. 

Beberapa efek samping yang kurang baik dalam penggunaan biji selasih:
1. Menjadikan kulit kusam
2. Terjadinya peradangan
3. Menimbulkan bakteri kurang baik pada tubuh
4. Menyebabkan iritasi
5. Terjadi Alergi

Dilihat dari efek samping penggunaan biji selasih, kita harus waspada juga, sebenarnya bila pemakaian secara teratur, tidak akan mengakibatkan efek samping, maka dari itu kami sarankan gunakan biji tanaman bunga kemangi menurut panduan para ahli medis.

Itulah manfaat yang begitu besar dari biji selasih untuk kesehatan dan kecantikan, tentunya Anda bisa memanfaatkan biji selasih untuk mengobati banyak macam penyakit. Namun ingat dibalik manfaat biji tersebut ada juga efek samping jika mengonsumsi secara berlebihan.

(Sumber: 45 Manfaat dan kasiat biji selasih untuk kesehatan, kecantikan serta efek samping, https://www.manfaat.id/biji/biji-selasih).